The Papandayan Jazz Festival

29 - 30 Oct 2022

The Address of Jazz in Bandung

The Address of Jazz in Bandung

THE PAPANDAYAN JAZZ FEST GELAR FESTIVAL DAN KOMPETISI JAZZ ONLINE

Posted on: 19th August 2021

The Papandayan Jazz Fest (TPJF), salah satu program musik jazz ikonik Indonesia yang selalu digelar rutin di The Papandayan Bandung, kembali hadir tahun ini. Sempat vakum tahun 2020 lalu dikarenakan pandemi, kini TPJF yang memiliki rekam jejak pertunjukan apik siap hadir secara online pada Desember 2021 dengan tambahan program kompetisi jazz.

TPJF 2021 yang mengusung tema “Jazz Enjoy It” bakal menjadi momen selebrasi dan ‘melting pot’ musisi dan peminat jazz yang tak hanya berada di Bandung, Jakarta dan sekitarnya, namun juga akan menjangkau audience yang lebih luas dan melibatkan musisi yang lebih variatif lagi. Selain musisi dan band terkemuka tanah air, festival ini juga dimeriahkan oleh band-band hasil seleksi ketat oleh tim juri berkompeten TP Jazz – International Jazz Competition

Berbeda dari tahun sebelumnya The Papandayan Jazz Fest akan menggelar Online Jazz Competition pertama sebagai bagian dari road to TPJF 20/21, ajang kompetisi pencarian musisi dan group band Jazz berbakat tanah air dan internasional yang merupakan salah satu sub-program dari The Papandayan Jazz Fest dengan format online.

International Jazz Competition adalah kompetisi band jazz yang dilaksanakan secara virtual menggunakan platform Zoom conference dan social media untuk menemukan talenta jazz baru dan membantu mengenalkan musisi jazz baru Indonesia.

Kompetisi ini merupakan rangkaian acara Road to TPJF 2021 yang terdiri dari 3 babak, yaitu penyisihan, semifinal dan grand final. Di babak pamungkas ini, akan dipilih 4 band terbaik (Juara 1, Juara 2, Juara 3 dan Juara Favorit) yang diumumkan pada saat TPJF 2021 di bulan Desember.

Saat ini pendaftaran International Jazz Competition telah dibuka hingga 27 September 2021 nanti. Untuk proses penyeleksian peserta, TP Jazz Management mengundang musisi jazz kelas dunia, Ben Van Gelder, Masuk di antara jajaran Dewan Juri antara lain Dwiki Dharmawan, Eq Puradireja, Venche Manuhutu dan seniman senior Bandung, Hari Pochang.

Selain berkesempatan tampil di TPJF 2021, pemenang juga akan memperebutkan total grand prize 80 juta Rupiah. Panduan dan informasi untuk bergabung di TPJC dapat diakses melalui https://www.mediagroupnews.com/tpjazz.

Menurut Bobby Renaldi General Manager Hotel The Papandayan pada press conference 18 Agustus lalu, “The Papandayan Jazz  Fest merupakan even tahunan, yang sudah berlangsung sejak tahun 2015 dan tahun ini merupakan yang ke enam kalinya dan pertama untuk Jazz Competition. Tahun 2020 sempat ditiadakan karena pandemi, dan tahun ini kembali  diadakan dengan konsep virtual. TP (The Papandayan) Jazz sebagai The Address of Jazz in Bandung sejak terbentuk pada tahun 2013 berkomitmen menjadikan icon jazz sebagai ajang kreasi dan apresiasi musisi jazz, serta melahirkan musisi jazz yang handal di kancah musik nasional maupun internasional”

Virtual Press conference (Ki-ka, moderator Widya Saputra, Fifi Aleyda – Yahya VP Corporate Communications Media Group, Bobby Renaldi -General Manager The Papandayan, Venche Manuhutu – Ketua Juri TPJF IOJC 20/21, Eq Puradiredja – Juri TPJF IOJC 20/21)

 

Eki Puradiredja menambahkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi adanya kompetisi seperti ini dimana semangat untuk berkarya tidak terbatasi oleh situasi pandemic yang sedang berlangsung, dengan konsep virtual tidak menghalangi untuk para musisi muda untuk berkreasi, Eq berharap para peserta dapat memberikan “wow factor”, serta dapat mengemas pertunjukan mereka secara apik dengan aransemen yang kreatif diluar penilaian utama yakni musikalitas, harmonisasi, dan interpretasi. 

Perwakilan juri Eq Puradiredja dan Venche Manuhutu

TPJF International online Jazz Competition ini mendapatkan dukungan dari Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis. Erasmus Huis sudah sejak 2018 mendukung The Papandayan Jazz Fest, melalui dukungannya terhadap musik Erasmus Huis ingin memberikan ruang bagi seni, seniman dan kelompok Indonesia sehingga kegiatan ini bisa menjadi perekat hubungan antara kedua bangsa.

READ OTHER ARTICLE